Monday, 28 November 2016

Playdateeeee ❤️


Hari Sabtu, 26 November 2016 kemarin aku ngadain playdate bersama ceciwi crafter lainnya. Di playdate pertama ini aku ngajarin bikin macrame wall hanging, terus Nisa ngajarin teknik pewarnaan dip dye.

Kita ngumpul di selasar toko jam 3 sore, terus bikin-bikinnya dimulai jam setengah 4. Di awal playdate, kita kenal-kenalan dulu satu sama lain, karena ada beberapa yang baru ketemu. Peserta kali ini ada aku, Nisa (brand Kanish Alleen), Ayu (brand Booya), Anne (brand Kyariikura), Shafira (brand Red Oak), Mutia (brand HappyCrafThings), Widya, dan Ara.


Bikin-bikin dimulai dengan motong2in tali tambang katun. Oh iyaa, alat dan bahan yang dibutuhkan itu kurang lebih :


1. Hoop (pembidangan) atau bisa diganti dengan ranting pohon
2. Tali tambang katun
3. Gunting
4. Pewarna kain
5. Kompor dan panci untuk proses mewarnai tali
6. Air untuk merebus pewarna


Masing-masing peserta mendapatkan 12 lembar tali. Setelah itu, aku ngajarin 3 jenis simpul dasar macrame. Dari 3 jenis simpul itu, kita semua bikin bentuk yang berbeda. Ada yang lancar banget bikinnya, ada yang udah jadi setengahnya terus bingung mau digimanain lagi, ada yang sibuk naliin terus dilepas lagi karena baru kepikiran konsepnya mau kaya gimana, ada juga yang malah sibuk bikin instagram stories 😹😹😹 Mau gimanapun aku seneng2 aja karena semuanya pada gemasgemaaasss ❤️


Setelah sekitar 2 jam bikin-bikin, sekarang saatnya buat proses pewarnaan. Kompornya kita nyewa di tempat peralatan camping, dan aku baru sekali liat kompor yg macam ini 😹. Aku agak kesusahan buat masang gasnya, tapi akhirnya Widya bisa dengan mudahnya langsung berhasil haha. Tapi drama kompor masih berlanjut, kita nggak tau gimana cara nyalainnya karena gasnya kayak bocor gitu. Awalnya kita coba pake kertas buat nyalain apinya, tapi gagal. Terus aku dapet ide, tali yang kita pakai ini kan sebenernya tali buat sumbu, kenapa ngga pakai ini aja. Setelah dicoba, akhirnya kompornya bisa nyala setelah hampir setengah jam! Hore πŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽ‰


Kita pakai pewarna merk wantex. Biar warnanya ngiket banget, harusnya ditambahin garam, tapi kemarin kita ngga pakai garam karena aku lupa bawa hehe. Oh iya, teknik pewarnaan yang kita gunakan itu dip dye. Jadi hasil akhirnya bisa ombre gitu. Cara biar ombre adalah, bagian tali yang paling bawah dicelup 10 menit. Setelah 10 menit, celup lagi lebih dalam, tapi cukup 5 menit aja. Terus celup lebih dalam lagi 5 menit lagi. Jadi nanti tali yang paling bawah warnanya bakal jauh lebih tua daripada warna yang paling atas.


Setelah melalui tahap pewarnaan, talinya dijemur sampai kering. Setelah pada kering, hasilnya bisa kamu lihat di foto kita yang ramean yaa.

Friday, 25 November 2016

Tuesday, 22 November 2016

Belajar Brush Lettering πŸ™ŒπŸΌπŸ™ŒπŸΌπŸ™ŒπŸΌ


Hore bisa belajar brush lettering! πŸ™ŒπŸΌπŸ™ŒπŸΌπŸ™ŒπŸΌ


Workshop ini didakan oleh @emeno_nursing di Selaras Guest House, dalam rangka anniversary Emeno ke-5. Bagian terbaiknya adalah, fee workshopnya cuma 25rb tapi diajarin langsung sama Mba Feni @besinikel ! Langsung lah aku daftar, dan ternyata Aje juga tertarik. Jadilah kita berdua ikutan workshop ini. Terus ternyata, peserta-peserta workshop lain itu para busui 😹😹😹 kita berdua cuma bisa senyum2 aja kalau mereka udah ngomongin tentang cara asuh anak dll 😜


Workshop dimulai dari jam 9.30, selesai jam 12. Kita diajarin basic strokes, dari mulai garis lurus sampai yang berlekuk-lekuk. Bagian tersulitnya adalah kita harus nyesuai-in tebel-tipis di tiap huruf (karena point dari lettering ada di tebal-tipis ini). Seperti pelajaran menulis indah pas SD sih, kalau naik (seperti huruf k sambung) berarti garisnya tipis, kalau turun garisnya harus tebal. Menurutku, bagian tersulit itu membuat huruf c kebalik, yang nantinya akan digunakan untuk menulis huruf b, j, p, dan s. Entah kenapa selalu mencang-mencong gitudeh hasilnya 😹😹😹 Mba Feni pun ngajarinnya dengan sabar banget, selalu keliling-keliling ke tiap peserta bilang : ada yang mau ditanyain? Terus yang mau dicontohin untuk nulis sesuatu juga akan dibuatin sama beliau. Butuh latihan setiap hari sih memang biar lama-lama tulisannya makin ciamik hehe πŸ‘ŒπŸΌ


Oh iya, venuenya asik banget loh! Di belakangnya ada taman gitu bisa buat anak-anak lari-larian. Tempatnya di Jalan Taman Cibeunying, di gmaps ada kok πŸ‘ŒπŸΌ Dan ternyata di Selaras ini sering diadain acara lamaran gitu. Iya sih, soalnya tamannya aja udah cantik jadi nggak perlu didekor yang heboh, karena udah stylish banget. Dan seseorang juga tahun depan ternyata mau lamaran di sini katanya ehehe 😜 Kalau menurut Aje, makanan di restonya enak. Dan dari review di instagramnya Mba Feni, katanya ruang kamarnya luas banget sampe anaknya nggak mau pulang!

Monday, 21 November 2016

Finally Made This with My Hands :)


Akhirnya dapet ilmu brush lettering langsung dari pakarnya! 😚😚😚Terima kasih @emeno_nursing sudah mengadakan workshop, dan terima kasih mba @besinikel atas ilmunyaaa! ❤️ (at Selaras Guest House and Restaurant)

Thursday, 17 November 2016

Something Exciting is Coming Upppp!

Something exciting is coming up next weekend! πŸ‘€πŸ’ƒπŸΌπŸŽ‰ Apa ya apa ya apa yaa? #oct18thcraftyparty #macrame

Monday, 14 November 2016

October 18th + Puka + Ikinoku on Griya Kreasi DAAI TV


Tutorial cara membuat jam tangan macrame sudah tayang di Griya Kreasi DAAI TV yeaaayy!!


Aku mau cerita sedikit tentang kenapa aku bisa ikutan ngisi tutorial craft ini, beserta hikmah di balik cerita tersebut. Azeek 😹


Berawal dari telpon Mba Ella yang nawarin untuk ngisi segmen tutorial di acara Griya Kreasi. Ternyata Mba Ella dapat nomorku dari Dessy, ownernya Puka. Dan pas aku konfirmasi ke Dessy, ternyata dia pun direkomendasikan oleh Adya, owner Ikinoku. Padahal Dessy dan Adya baru kenal sekitar 3 hari via WhatsApp karena mereka (kalau ngga salah) mau kolaborasi untuk bikin sesuatu. Mungkin ini yang namanya rezeki tak terduga ya! Yah yang namanya menjalin silaturahmi pasti ada aja rezeki yang menyertainya, alhamdulillaaah πŸ™πŸΌ


 



#oct18thcraftyparty vol. 1


Crafty Party adalah workshop craft yang diadakan oleh October 18th, bertempat di selasar toko. Crafty Party pertama diadakan bulan Oktober lalu, dengan materi workshop belajar teknik dasar untuk membuat friendship bracelet. Di Crafty Party ini, aku sengaja membalut suasana workshop dengan dekorasi tematik. Tema Crafty Party kemarin adalah piknik. Awalnya aku mau beneran gelar tikar lesehan di depan toko, tapi ternyata lantainya berdebu banget jadi pikniknya di meja aja deh 😹.



Peserta pas vol. 1 kemarin ada 2 orang, Augi dan Rere. Mereka ini cepat banget belajarnya! Alhamdulillaaaah. Workshop dimulai dari jam 9.30, membuat friendship bracelet motif garis-garis yang paling simpel. Setelah pada bosen (karena bikin friendship bracelet ini bikin mata sliweran dan ngantuk ☺️), aku lanjut untuk ngajarin motif chevron, dengan sedikit twist dari motif pertama. Lalu kita lanjut makan siang jam 12.30 (menunya pempek palembang) terus setelah makan kita foto-foto pakai instax! Setiap peserta dikasih bonus 1 lembar foto instax untuk mendokumentasikan mereka dan hasil karyanya. Ternyata waktu 3 jam nggak cukup untuk menyelesaikan dua jenis friendship bracelet, alhasil peserta membawa pulang “PR” untuk menyelesaikan gelangnya masing-masing πŸ‘πŸΌπŸ‘πŸΌπŸ‘πŸΌ





Semoga workshop ini berguna yaaa, sampai jumpa di workshop selanjutnyaa! ❤️